RSS

17 Februari 2010

Tips Berkendara Waktu Hujan Turun

Musim hujan tidak boleh dianggap remeh oleh para pengemudi. Sebab, sudah banyak kecelakaan lalu lintas akibat faktor cuaca hujan.

Nah, berikut ini tips bagi pengemudi agar terhindar dari ancaman kecelakaan di musim penghujan....

1. Periksa semua lampu kendaraan apakah semua dapat berfungsi dengan baik. Lampu ini bermanfaat membantu pengemudi melihat dalam jarak pandang yang terbatas karena hujan.

2. Periksa kondisi tekanan udara dalam ban dan kedalaman alur ban secara rutin minimal seminggu sekali. Kondisi tekanan ban yang cukup dan alur ban yang masih baik akan menghindari kendaraan melayang di atas air dan tergelincir (slip) pada saat hujan. Jangan mengambil resiko dengan menggunakan ban yang sudah tipis.

3. Periksa kondisi kontrol utama komponen kendaraan yaitu kemudi, pedal rem, gas maupun kopling apakah sudah dalam kondisi baik dan berikan perawatan ekstra selama musim hujan, karena untuk mengantisipasi keadaan darurat atau akibat kesalahan orang lain yang dapat mengakibatkan kecelakaan.

4. Bagi pengendara sepeda motor pergunakan alas kaki yang tidak licin, tahan air dan aman untuk berkendaraan. Dan persiapkan juga jas hujan yang berbentuk baju dan celana, karena jas hujan seperti ini lebih aman dibandingkan yang berbentuk ponco.

5. Kurangi kecepatan dalam mengendarai kendaraan, karena pada saat hujan permukaan jalan yang licin akibat dari bercampurnya oli dengan air dapat membuat anda tergelincir. Mengemudikan kendaraan dalam kondisi kecepatan lebih rendah akan membuat alur ban kendaraan anda lebih banyak bersentuhan langsung dengan aspal dan membuat daya cengkram ban lebih baik.

6. Jaga jarak aman kendaraan dengan pengendara lain karena pada waktu hujan jarak aman pengereman kendaraan membutuhkan jarak yang lebih jauh daripada kondisi jalan kering.

7. Jangan sembarang menerobos genangan air karena biasanya dalam keadaan mengemudi, tidak tahu kedalamannya. Sebab, bila genangan airnya terlalu dalam, hal ini bisa mengakibatkan kendaraan mogok atau terperosok ke dalam lubang yang mungkin ada di dalam genangan itu.

8. Apabila terjebak banjir dan kendaraan mogok karena air masuk ke saluran pembuangan kendaraan, jangan menghidupkan mesin kembali. Lebih baik didorong ketempat yang aman, karena dikhawatirkan sistem pengapian kendaraan mengalami korsleting dan dapat membuat kendaraan terbakar.
Nah, kemudian aapabila menemukan genangan air, pohon tumbang ataupun membutuhkan derek bisa menghubungi bantuan polisi 112, SMS 1717

Read More......

10 Februari 2010

Tweak Windows 7

Melanjutkan tulisan saya sebelumnya, mungkin ada sebagian dari anda bertanya-tanya bahkan sudah berusaha mengutak-atik windows 7 anda. Apapun tipe dan spesifikasi komputer kita tentulah menjadi harapan setiap orang agar komputer kita berjalan secara maksimal. Berikut adalah beberapa trik tweaking Windows 7 yang ingin saya bagi dengan teman-teman;


  • Mencoba Performance Troubleshooter
Hal pertama yang anda lakukan adalah menggunakan performance toubleshooter, dimana fitur ini dapat dengan otomatis mencari dan memperbaiki masalah yang ada, dan yang menyebabkan performa komputer menurun, seperti adanya beberapa program yang sama yang berjalan bersamaan.
Untuk mengakses fitur ini tekan tombol Start Picture of the Start button,   dan click Control Panel. Lalu di search box, ketik troubleshooter, dan tinggal klik  Troubleshooting.  Pada System and Security, klik Check for performance issues.
  • Uninstall/Delete Aplikasi yang tidak anda pakai
Mungkin banyak aplikasi yang telah anda install dan hanya bersifat demo dan trial saja dan sering tidak digunakan. Nah, alangkah baiknya bila Aplikasi semacam itu di Uninstall saja karena hanya menambah beban untuk PC anda disamping menghabiskan ruang kosong Harddisk anda.
  • Membatasi sebarapa banyak program yang dijalankan saat Start up
Banyak sekali aplikasi yang didesain untuk start secara otomatis ketika windows dihidupkan. Para pembuat software sering juga mengeset Aplikasi mereka supaya berjalan pd background sehingga tidak terlihat oleh user, hal ini bagus apabila pada pemakaian terhadap banyak aplikasi yg akan digunakan. Tetapi apabila banyak program yang running tapi jarang atau tidak pernah digunakan maka hanya akan membebani memory saja dan dampaknya akan mengurangi kinerja komputer anda.
Jadi pilihlah secara bijak Aplikasi apa saja yang akan dijalankan saat Start Up.
Lalu untuk mengeset Aplikasi apa saja yang running pas start up, anda bisa gunakan AutoRun For Windows yang bisa anda unduh disini.
Sebagian orang memilih untuk mengelola program-program yang dijalankan saat startup dengan menggunakan System Configuration Tool.
  • Men Defrag Harddisk anda
Fragmentasi pada harddisk membuat harddisk bekerja extra. Dimana dampaknya akan membuat kinerja komputer menjadi berkurang, Fitur Disk Defragmenter akan menyusun ulang fragmentasi pada Harddisk dan akan membuat Harddisk bekerja secara optimal dan efisien.
  • Clean Up Harddisk anda
File yang tidak diperlukan banyak memakan ruang harddisk anda dan membuat kinerja komputer menjadi berkurang, lakukan lah Clean Up secara berkala untuk menghapus Temporary Files dan Unnecessary Files di Harddisk anda.
  • Mematikan Visual Effects
Jika Windows berjalan lambat, Anda dapat mempercepatnya dengan menonaktifkan sebagian dari efek visual.
Untuk menyesuaikan semua efek visual untuk performa terbaik:
  1. Buka Performance Information and Tools dgn mengklik tombol Start Picture of the Start button,  dan klik  Control Panel. di dalam search box, ketik Performance Information and Tools,dan setelah itu klik Performance Information and Tools.
  2. Klik Adjust visual effects. Administrator permission required Jika anda diminta password administrator, maka anda isikan saja passwordnya.
  3. Klik tab Visual Effects, klik Adjust for best performance, dan tinggal Klik OK. (Untuk perubahan yang tidak begitu signifikan, cukup pilih Let Windows choose what’s best for my computer)
  • Scanning Virus atau Spyware
Apabila PC anda terasa kurang optimal dimungkinkan adanya virus atau spyware yang beroperasi di memory, maka langkah yang tepat adalah scan komputer anda dengan antivrus favorit anda dan cek apabila komputernya terinfeksi virus atau spyware.
  • Cek Kecepatan(Skor) Komputer
Pada Vista atau 7 ada fitur Benchmark atau penilaian terhadap Komputer anda dimana terdapat lima komponen  yang dinilai dan diberi bobot tiap komponen. Pada dasarnya nilai berkisar antara 1 – 7.9 dan jika PC anda mempunyai skor dibawah 2 atau 3, maka anda bisa memperhitungkan untuk mengupgrape komputer anda.
  • Mendisable Service yang tidak anda butuhkan
Ini adalah yang paling riskan secara teknis dari semua tips ini. Jika Anda tidak begitu mengerti dan tidak mau kestabilan sistem komputer terganggu, anda dapat melewati yang satu ini. :D
Sebenarnya masih banyak cara untuk mengoptimalkan Windows 7, tetapi berhubung saya tidak mungkin mengungkapkan semuanya disini, ya cukup segini saja. Semoga bermanfaat. :D

Read More......

Mencoba Kinerja Windows 7

Alih-alih memperbaiki kinerja Windows Vista yang banyak dikeluhkan oleh banyak pengguna, maka Microsoft merespon dengan mengeluarkan Windows 7 yang diklaim lebih cepat dari generasi pendahulunya yaitu windows XP dan Vista.

Sejak diluncurkannya Windows Vista, kinerja Windows menjadi salah satu sorotan utama industri komputer. Microsoft sadar akan hal ini dan Steven Sinofsky di blog e7 mengatakan bahwa mereka "tahu bahwa banyak sekali elemen yang harus dipertimbangkan untuk mencapai tingkat kinerja yang memenuhi ekspektasi pengguna. Kami telah mendedikasikan diri kami untuk menanggulangi area ini di Windows 7 (dan IE8)."

Sinofsky mengatakan bahwa kinerja OS terdiri dari berbagai elemen. Kinerja dapat menunjuk pada jumlah RAM atau CPU yang dipakai, waktu yang dibutuhkan untuk meluncurkan sebuah aplikasi, boot atau standby, aktivitas CPU, disk I/O, umur baterai atau banyak lagi. Semua ini adalah cara mengukur kinerja dan semua ini secara sistematis dipantau sepanjang pengembangan Windows 7. Sinofsky kemudian menjelaskan kinerja dari beberapa elemen utama yang mereka pantau sepanjang proses pengembangan:
  • Pemakaian memori — seberapa banyak memori yang digunakan. Hal ini sedikit rumit karena seperti biasa, semakin banyak memori yang dialokasikan, semakin cepat kinerja sebuah aplikasi, menemukan keseimbangan antara dua hal ini bukanlah hal yang mudah.
  • Pemakaian CPU — walaupun CPU modern menawarkan kinerja besar, terlebih dengan mulai munculnya paradigma CPU multi-core. Tetapi tetap saja hal ini tidak berarti kinerja CPU diperoleh secara gratis, dan oleh karena itu Microsoft mengukur kinerja CPU yang dibutuhkan melalui berbagai benchmark dengan tujuan menekan pemakaian CPU dan daya sedapat mungkin.
  • Disk I/O — walaupun kinerja hard drive (HD) semakin meningkat Microsoft masih terus berusaha meminimalkan jumlah data yang dibaca atau ditulis ke HD. Area ini merupakan salah satu area yang paling diperhatikan di Windows 7 dalam mengantisipasi mulai dipakainya solid state drive (SSD) yang memiliki karakteristik berbeda.
  • Boot, Shutdown, Standby/Resume — semua ini diperhatikan di Windows 7. Microsoft bekerja sama dengan para produsen PC dan perangkat keras untuk menjamin kinerja semua aktivitas ini pada PC yang dibeli pengguna.
  • Base system — menunjuk pada pemakaian sumber daya oleh sistem dasar sebelum perangkat lunak lain dibuka. Sistem ini adalah platform yang dapat dipakai oleh pengembang perangkat lunak. Banyak yang meminta suatu proses hanya dimulai saat dibutuhkan saja (sebuah konsep yang disebut lazy loading), tetapi Microsoft juga berhati-hati dalam menghindari situasi di mana terlalu banyak kasus di mana pengguna harus menunggu dimulainya banyak proses yang justru memberikan efek sebaliknya.
  • Pemakaian hard disk — walaupun tidak secara langsung berhubungan dengan kinerja, banyak pengguna yang menilai pemakaian HD sebuah OS sebagai indikasi kinerja.
"Kami memiliki kriteria yang diaplikasikan pada pengukuran kinerja di atas pada setiap tahap pengembangan dan kami tidak akan memasuki tahap beta sebelum mencapai kriteria-kriteria ini. Terkadang kriteria ini berupa micro benchmark (page faults, utilisasi prosesor, frame rate untuk game) dan terkadang kriteria ini berupa waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas-tugas tertentu (waktu, jumlah klik). Kami mengukur semua ini di berbagai platform perangkat keras (32-bit atau 64-bit; RAM sebesar 1, 2, 4GB; HD 5400 hingga 7200 RPM, SSD, berbagai jenis prosesor dan banyak lagi)," tutur Sinofsky.

Read More......
 
Copyright yuliana @2010. Powered by Blogger.Designed by Mas Yuli .
Converted To Blogger Template by Mas Yuli .