Dengan
makin banyaknya telepon genggam, pada saat yang hampir bersamaan internet juga
semakin mudah dan murah diakses di telepon genggam ataupun di komputer. Kalau
zaman dulu telepon genggam hanya bisa dipakai untuk melakukan aktivitas telepon
dan sms, saat ini adanya fasilitas internet membuat kita bisa melakukan begitu
banyak hal dalam sebuah telepon genggam. Salah satu fenomena yang marak adalah
penggunaan media sosial. Saat ini, internet saat ini telah digunakan oleh lebih
dari 88 juta orang di Indonesia, dan 79 juta orang diantaranya juga telah aktif
menggunakan media sosial seperti Facebook dan Twitter.
Dan
tahukah kita, saat ini Indonesia menduduki peringkat atas dunia dari segi
jumlah pengguna sosial media. Diantaranya: peringkat 1 dunia untuk jumlah
pengguna Twitter, peringkat 6 dunia untuk jumlah pengguna Facebook, dan
peringkat 10 dunia untuk jumlah pengguna YouTube. Ini bukti bahwa penggunaan
sosial media sehari-hari di Indonesia sudah sangat menjamur di berbagai
kalangan.
Dan
tahukah kita
bahwa satu orang Indonesia rata-rata menggunakan internet di
komputer / laptop selama 4 jam 42 menit dan di telepon genggamnya selama 3 jam
33 menit. Ini menunjukkan fenomena lain, bahwa penggunaan internet di Indonesia
sudah benar-benar menjadi kebutuhan. Banyak orang yang tak bisa lepas dari
telepon genggamnya untuk bisa mengakses internet.
Apakah
kita juga menjadi bagian dari fenomena itu?
ASIKNYA
BELAJAR DENGAN INTERNET
Sebagian dari kita ada yang sudah terbiasa menggunakan
internet, namun mungkin ada juga yang belum pernah sama sekali.Tidak apa-apa,
yuk kita belajar sama-sama! Pertama-tama, apa sih kegunaan dari internet?
Adanya internet membuat kita bisa belajar apa saja dan di
mana saja. Sehingga, apa yang kita pelajari di sekolah bisa didukung dengan
pembelajaran melalui internet. Apa saja sebenarnya manfaat internet bagi
prestasi belajar kita? Banyak sekali! Antara lain:
·
Internet membuat belajar menjadi
menarik. Di Internet ada banyak sekali situs dan aplikasi yang asik untuk
dijadikan media belajar. Belajar tidak lagi hanya ketika di kelas, tapi bisa
dilakukan
·
Membuat kita lebih siap dalam menghadapi
persaingan kerja di masa depan. Dunia kerja saat ini banyak menggunakan
komputer sebagai alat kerja, sehingga kalau kita tidak menguasai komputer maka
akan sangat sulit memperoleh pekerjaan.
·
Media di internet bisa menjadi sarana kita
unjuk kreativitas di bidang seni dan ilmu pengetahuan. Media seperti YouTube,
Instagram, dan Blog telah menjadi sarana jutaan anak di seluruh dunia untuk
menunjukkan kreativitasnya dalam bentuk video, foto, dan tulisan. Prestasi kita
dalam menunjukkan kreativitas yang positif seperti ini dapat membuat diri kita,
orangtua, dan sekolah bangga!
Ø Contoh Media Belajar di internet
Salah satu cara paling efektif belajar melalui internet
adalah dengan mengakses situs-situs di internet yang menyediakan konten
pembelajaran bagi anak-anak. Guru dapat menantang anak-anak untuk mengakses
situs-situs ini, dan membahas secara bersama-sama, serta apa saja pembelajaran
yang diperoleh. Secara bersamaan, sekali lagi guru juga perlu untuk mengakses
situs-situs pembelajaran yang ada tersebut, sehingga kemudian bisa mengarahkan
dan memotivasi para siswa untuk menggunakannya secara aktif.
Saat ini ada cukup
banyak situs internet terkait yang bisa diakses di Indonesia, yaitu antara
lain:
·
Belajar.kemdikbud.go.id.
Ini merupakan sebuah rumah belajar di internet bagi seluruh warga sekolah
dengan konten pembelajaran yang sangat bervariasi; mulai dari laboratorium
virtual, bank soal, sampai dengan peta budaya Indonesia.
·
Kiddle.co.
Situs pencari semacam Google namun ditujukan khusus untuk anak-anak, sehingga
anak akan terhindar dari bahaya mengakses situs yang tidak layak dan tidak
bermanfaat.
·
Google.com/edu.
Platform pendidikan berbasis internet yang disediakan oleh Google khusus untuk
warga internal sekolah, antara lain buku digital, berbagai aplikasi
pembelajaran gratis, dan aplikasi milis khusus untuk sekolah bersangkutan.
·
Schoolsonline.britishcouncil.org.
Situs ini menjadi sarana kolaborasi antar sekolah di seluruh Indonesia dan
dunia, dimana guru dan siswa sekolah kita bisa berinteraksi dengan sekolah di
berbagai tempat dan saling belajar dari kelebihan-kelebihan yang ada.
·
Id.khanacademy.org.
Situs ini menyajikan film dan video mengenai pendidikan, khususnya materi IPA
dan Matematika, untuk mempermudah siswa mengerti materi yang diajarkan di buku
dan di sekolah.
·
Inibudi.org.
Di sini terdapat berbagai video pembelajaran yang disajikan oleh
relawan-relawan dari seluruh Indonesia. Selain itu, juga terdapat video tentang
orang-orang dari berbagai latar belakang, termasuk para selebritas, dalam
menjalankan profesinya sehari-hari; dimana ini bisa menjadi referensi sekaligus
inspirasi bagi siswa dalam meraih cita-citanya.
MEMULAI DENGAN MENYENANGKAN
Sebelum kita memasuki materi Internet
Sehat lebih jauh, kira-kira seberapa banyak pengetahuanmu tentang internet?
Apakah kita sudah paham bagaimana menggunakan internet dengan baik dan aman?
Untuk mengetahuinya, yuk jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini! Kita juga bisa
berdiskusi dengan guru dan teman-temanmu untuk menjawabnya.
1. Ketika
masuk ke dalam forum internet seperti Kaskus, nama apa yang sebaiknya kita
gunakan?
a)
Nama asli dan lengkap
b)
Nama teman atau orangtua
c)
Nama pengguna yang bukan nama sendiri
2. Kapan
sebaiknya kita menerima permintaan pertemanan di media sosial?
a)
Tidak boleh sama sekali
b)
Selalu menerima permintaan pertemanan
dari siapapun
c)
Hanya jika kita mengenal orang tersebut
3. Dalam
sebuah kelompok / forum di internet, ada orang yang memintamu untuk membagikan foto
pribadimu. Apa yang sebaiknya kita lakukan?
a)
Langsung memberikan foto terakhir dan
terkerenmu
b)
Membagikan foto orang lain
c)
Menolak untuk membagikan foto dengan
sopan
4. Orang
yang kita kenal di forum internet dan media sosial mengajakmu untuk bertemu.
Apa yang sebaiknya kita lakukan?
a)
Langsung menerima ajakan itu
b)
Mengajak temanmu untuk ikut
c)
Menanyakan lebih dulu pada orang tua
atau guru
5. Salah
seorang guru memintamu untuk mencoba menggunakan internet sebagai media belajar
di rumah. Apa yang akan kita lakukan?
a)
Membuka situs-situs internet yang
terkait dengan pembelajaran
b)
Langsung buka Facebook
c) Menggunakan
internet untuk main game.
Bagaimana hasilnya? Apakah jawabanmu
banyak yang benar atau banyak yang salah? Pertanyaan-pertanyaan diatas bisa
menggambarkan pada kita semua bagaimana saat ini dunia telah berubah seiring
dengan kecanggihan teknologi dan internet. Kehadiran teknologi digital bisa
sangat membantu kegiatan sehari-hari kita baik di sekolah maupun di rumah.
Di balik manfaat internet yang sangat
besar, di baliknya terdapat berbagai macam ancaman yang perlu kita waspadai.
Kenapa demikian? Karena ternyata banyak juga orang di sekitar kita yang tidak
menggunakan internet dengan baik dan benar. Termasuk, menggunakan internet
untuk melakukan tindakan kriminal. Oleh karena itu, bacalah panduan ini dengan
baik ya!
Ø Istilah-istilah
Untuk memulai
pemahaman kita terhadap potensi bahaya di internet, pertama-tama kita perlu
mengenal beberapa istilah yang terkait dengan dunia internet. Ada yang tidak kita
ketahui artinya? Coba tanyakan pada gurumu!
Akses Kata sandi / password Tautan
Block Bullying Pencurian
identitas
Plagiat Media sosial Chatting
Digital e-mail Pornografi
Etika
internet Virus & Antivirus Malware
Apakah kita sudah mengenal istilah diatas dengan baik?
Kalau sudah, coba isi titik-titik berikut!
o
Ketika kita menemukan t__t_n yang kita
tidak ketahui asal usulnya, kita tidak boleh langsung mengkliknya.
o
Kita tidak boleh membagikan p_s__w_rd
akun internet kita pada orang lain
o
Surat yang disampaikan secara elektronik
melalui internet disebut __a_l
o
Dengan memasang _nt___ru_, kita dapat
mencegah perangkat elektronik kita dari bahaya virus dan Malware.
o
Dengan tidak memanfaatkan internet
sebagai media untuk menyakiti orang lain, kita telah mematuhi __ik_ internet.
MENGGUNAKAN
INTERNET DENGAN AMAN
Kita saat ini hidup di era dimana
kecanggihan teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan kita. Dapatkah kita
membayangkan bagaimana hidup tanpa kecanggihan telepon genggam dan internet?
Menurutmu, bagaimana kecanggihan teknologi tersebut mengubah kehidupan di sekitar
kita saat ini? Coba diskusikan dengan teman dan gurumu!
Kita bisa mengibaratkan internet seperti
rumah kita sendiri. Setiap akan tidur
dan keluar rumah, kita selalu mengunci pintu, bukan? Kita melakukannya supaya
terhindar dari ancaman pencuri yang masuk ke rumah. Bahkan ada banyak rumah
yang memasang alarm pencuri untuk mencegahnya. Ini sama halnya dengan internet:
ketika kita menggunakan internet, kita harus memastikan keamanan dengan
maksimal karena ada bermacam jenis tindak kriminal yang bisa menimpa kita di
internet.
Oleh karenanya, untuk bisa mencegah dan menanggulangi
bahaya-bahaya tersebut, kita perlu mengetahui ada jenis bahaya apa saja yang
ada di internet.
Ø Bahaya-bahaya di Internet
Alasan utama kita perlu mengetahui bahaya-bahaya di
internet adalah karena grafik kejahatan internet yang terus mengalami
peningkatan.. Dari tahun 2011 sampai dengan 2014 terdapat 1022 anak Indonesia
yang mengalami kejahatan internet, dengan grafik yang terus meningkat setiap
tahunnya. Dan lebih dari 300 anak diantaranya menjadi korban kekerasan seksual
online dan prostitusi online.
Adanya penjelasan diatas bukan untuk membuat kita menjadi
takut untuk memanfaatkan internet sebagai media belajar dan bermain, tapi
justru untuk membuat kita semakin waspada terhadap segala ancaman yang terjadi.
Ingat analogi rumah di atas, kan? Sebagus-bagusnya rumah kita, keamanannya
harus terus kita jaga.
Apa saja ancaman bahaya yang rentan terjadi di internet?
Berikut beberapa diantaranya:
1.
Bullying
di internet. Praktek bullying melalui internet
dilakukan oleh seseorang yang memanfaatkan teknologi internet untuk cara
mengirimkan tulisan atau gambar yang mengganggu dan mengintimidasi orang lain.
Misalnya: mengintimidasi melalui Twitter, menunjukkan/mengunggah foto yang
tidak sepantasnya mengenai orang lain, dan mengirimkan e-mail yang bersifat
hinaan atau ancaman. Orang yang mengalami bullying bisa mengalami depresi,
rendah diri, dan punya kecendurungan untuk bunuh diri.
2.
Pelecehan
seksual dan pornografi anak yang dimulai dari internet.
Pelecehan ini biasanya dilakukan oleh orang dewasa yang mengeksploitasi anak
secara seksual, yang awalnya dilakukan melalui media internet. Salah satu
modusnya adalah orang dewasa ini mendekati si anak dan menunjukkan bentuk
perhatian, kasih sayang, dan simpati pada anak tersebut; sehingga anak merasa
disayangi dan diperhatikan. Setelah ini terjadi, orang dewasa itu akan mengajak
anak untuk bertemu dan kemudian melakukan hal-hal yang tidak diinginkan,
seperti penculikan dan pelecehan seksual. Modus ini juga bisa menyebabkan anak
untuk mau menuruti ajakan orang dewasa tersebut untuk melakukan berbagai macam
tindakan dan pose seronok yang kemudian akan direkam dan disebarkan melalui
internet.
3.
Pencurian
identitas. Ini terjadi ketika seseorang menyalahgunakan
informasi pribadi, seperti nama atau sandi rekening bank, milik orang lain
untuk melakukan pencurian dan tindak krminal lain, dimana untuk melalukannya
orang tersebut menggunakan identitas orang yang ia curi.
4.
Pemerasan
melalui internet. Bentuk ancaman ini tidak berbeda jauh
dengan tindak pemerasan yang terjadi di sekitar kita, yang biasanya memaksa
seseorang untuk menyerahkan sejumlah uang atau barang. Namun yang ini, proses
pemerasan dan paksaannya dilakukan melalui interaksi di internet.
5.
Kecanduan
internet. Penggunaan internet dan sosial mediayang
berlebihan dan terus-menerus hingga pada tahap kecanduan dan tidak bisa
berhenti; sehingga menyebabkan akibat buruk pada kesehatan, pergaulan, dan
prestasi belajar kita.
6.
Malware.
Ini merupakan istilah untuk menyebut perangkat lunak berbahaya yang secara
otomatis terpasang di laptop atau telepon genggam. Perangkat ini berpotensi
menyebabkan pencurian kata sandi atau data, hingga merusak sistem di dalam
laptop atau telepon genggam kita. Contoh
Malware adalah virus dan worm. Salah satu cara masuknya Malware di dalam
perangkat kita adalah jika kita membuka e-mail atau situs yang di dalamnya
terdapat tautan yang mengandung Malware, atau jika kita mengunduh file yang
mengandung Malware.
Ø Memahami Cara Mencegah dan
Menanggulangi Kejahatan Internet
Pencegahan
Kejahatan
internet memang merupakan sesuatu yang bisa mengancam keamanan kita sendiri dan
juga orang-orang di sekitar kita. Tapi kita tidak perlu takut mengalaminya,
karena kita bisa mencegah hal-hal buruk itu terjadi. Yaitu dengan selalu
memastikan keamanan kita ketika beraktivitas dengan internet. Bagaimana
caranya?
Yuk kita simak langkahnya bersama!
·
Nomor telepon genggam hanya boleh
dibagikan pada keluarga dan teman yang dikenal. TIDAK boleh asal dibagikan pada
orang lain yang tidak dikenal dan ditaruh di laman media sosial.
·
Akan lebih baik jika telepon genggam
dikunci dan dilengkapi dengan kode PIN, sehingga orang tidak bisa mengakses
telepon genggam kita sembarangan. Pastikan bahwa kita betul-betul mengingat
kode tersebut.
·
Pasang antivirus atau perangkat pengaman
di telepon genggam dan laptop untuk mencegah munculnya malware dan virus.
·
Tidak mengirim pesan, video, dan gambar
yang bisa menyakiti dan membuat malu orang lain, karena itu sama dengan
bullying.
·
Tidak asal mengklik tautan iklan atau
undian yang menawarkan hadiah atau uang, karena biasanya itu mengandung malware
yang sangat berbahaya bagi keamanan komputer dan telepon genggam.
·
Jika kita membuka akun e-mail atau media
sosial kita di telepon genggam atau komputer milik orang lain, segera keluar
dari akun tersebut (logout) setelah
selesai menggunakannya.
·
Berhati-hati dalam mengunduh aplikasi di
telepon genggam; pastikan aplikasi diunduh dari penyedia terpercaya seperti
Play Store Android atau Apple App Store.
·
Memastikan diri tidak menyimpan foto
pribadi yang tidak mau dilihat oleh orang lain di telepon genggam. Karena jika
ada orang yang sewaktu-waktu bisa mengakses telepon genggam kita, mereka bisa
memanfaatkan foto tersebut dengan sewenang-wenang.
·
Tidak menerima permintaan pertemanan
media sosial dari siapapun yang tidak dikenal, APALAGI menceritakan rahasia
pribadi kepada orang tidak dikenal di internet dan media sosial.
·
Tidak Menuliskan alamat rumah, nomor
telepon, dan kata sandi apapun di media sosial; karena jika orang tidak dikenal
membuka media sosial kita dan melihat data tersebut, akan berpotensi bahaya
bagi kita.
·
Tidak terus-terusan menghabiskan waktu
di internet, hingga lupa akan aktivitas dan pergaulan sehari-hari yang bisa
dilakukan di luar dunia maya.
·
Lakukan blok terhadap akun internet /
media sosial yang membuatmu merasa tidak nyaman dalam melakukan aktivitas di
internet.
·
Tidak mengakses situs yang mengandung
konten dewasa (pornografi). Konten-konten pronografi sangat berbahaya untuk
diakses oleh anak-anak kita karena menyebabkan kerusakan otak yang fatal.
Selain itu, situs pornografi seringkali mengandung malware dan virus yang
sangat berbahaya, yang akan otomatis menjangkiti perangkat kita jika situs
tersebut diakses.
·
Segera bilang ke orangtua dan guru jika
merasakan ada sesuatu yang tidak wajar di internet, apalagi jika merasa ada
seseorang yang mau mencelakai kita.
Bagaimana langkah-langkah diatas menurutmu? Sulitkah untuk
dilakukan? Kita bisa berdiskusi dengan teman, guru, dan orangtuamu dan meminta
mereka untuk selalu mengingatkan langkah-langkah tersebut dimanapun kita
berada.
Penanggulangan
hukum
Sebagai manusia,
kita tidak pernah mengharapkan kejadian buruk terjadi pada kita. Meski
demikian, tetap saja kadangkala kita pernah mengalaminya. Apa yang kita lakukan
jika mengalami hal buruk dalam hidupmu?
Di dalam dunia internet, ancaman hal-hal buruk bisa datang
dari orang-orang yang menggunakan internet untuk tujuan buruk. Bisa jadi untuk
mencuri, melakukan pelecehan, mengejek orang lain, dan sebagainya. Kamu sudah
mempelajari jenis-jenis kejahatan internet di bagian sebelumnya. Apa kalian
masih ingat? Jika tidak, coba dibaca lagi di bab sebelumnya!
Sebagai warga negara Indonesia, kita semua dilindungi oleh
hukum yang berlaku. Termasuk dalam dunia internet juga ada hukum yang berlaku.
Di Indonesia, ada yang namanya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik
(UU ITE) yang memastikan bahwa setiap pelaku kejahatan di internet akan
mendapatkan ganjaran yang sesuai.
Kejahatan
internet yang dilindungi oleh undang-undang adalah sebagai berikut:
·
Membuat
dan menyebarkan konten porno dapat dikenai UU ITE pasal 27 ayat 1, dengan hukuman
maksimal penjara 6 tahun dan denda 1 milyar rupiah.
·
Melakukan
judi online dapat dikenai UU ITE pasal 27 ayat 2, dengan hukuman maksimal penjara 6 tahun dan
denda 1 milyar rupiah.
·
Melakukan
penghinaan dan pencemaran nama baik dapat dikenai UU ITE pasal 27 ayat 3, dengan hukuman
maksimal penjara 6 tahun dan denda 1 milyar rupiah.
·
Melakukan
tindak ancaman dan pemerasan pada orang lain dapat
dikenai UU ITE pasal 27 ayat 4,
dengan hukuman maksimal penjara 6 tahun dan denda 1 milyar rupiah.
·
Menyebarkan
kabar bohong melalui internet dapat dikenai UU ITE pasal 28 ayat 1, dengan hukuman
maksimal penjara 6 tahun dan denda 1 milyar rupiah.
·
Melakukan
provokasi Suku, Agama, dan Ras (SARA) dapat dikenai UU ITE pasal 28 ayat 2, dengan hukuman
maksimal penjara 6 tahun dan denda 1 milyar rupiah.
·
Melakukan
tindak bullying dapat dikenai UU Nomor 35 tahun 2014 pasal 80 ayat 1, dengan hukuman maksimal
penjara 3 tahun 6 bulan dan denda 72 juta rupiah.
Dengan adanya Undang-Undang seperti di atas, kamu juga
perlu berhati-hati agar tidak terpancing untuk melakukan tindak kejahatan
internet seperti bullying dan pelecehan dalam bentuk apapun. Dengan hukuman
penjara dan denda yang sangat besar tersebut, kita tentu tidak ingin diberi hukuman
yang sama, bukan?
Studi Kasus
Di saat ini, kita sudah bersama-sama mempelajari berbagai
istilah terkait internet, jenis-jenis bahaya yang ada di internet, serta
cara-cara mencegah dan menanggulangi bahaya-bahaya tersebut. Apakah kamu sudah
benar-benar memahaminya?
Untuk membuktikan bahwa kamu betul-betul paham apa yang
sudah diajarkan, coba kerjakan tugas di bawah ini. Isilah kolom yang kosong
sesuai dengan Deskripsi Ancaman yang ada di bagian sebelah kiri. Untuk kolom
Jenis Kejadian, kamu bisa menyebutkan jenis kejadian apa yang sesuai untuk
mendeskripsikan deskripsi tepat di sebelahnya. Sedangkan untuk kolom Yang Harus
Dilakukan, tuliskan cara-cara pencegahan dan penanggulangan kejadian tersebut
sesuai dengan yang telah kita pelajari!
Deskripsi Ancaman
|
Jenis Kejadian
|
Yang Harus Dilakukan
|
Rudi
mengunggah foto tidak senonoh milik Dira sambil menambahkan kata-kata tidak
pantas di dalamnya.
|
||
Setelah
pulang sekolah, Nisa langsung bermain internet dan game online sampai larut
malam; hingga lupa makan dan istirahat. Nisa juga jarang berbincang dengan
orangtuanya karena terlalu asik dengan internet.
|
||
Ketika
Lidia asik chatting di forum online, seorang pria yang juga pengguna forum
tersebut mengirimkan pesan pribadi ke akun Lidia yang berisi kekagumannya
melihat kecantikan dan bentuk tubuh Lidia.
|
||
........
|
Apakah kamu bisa mengerjakan tugas di atas dengan baik?
Jika ya, itu artinya kamu sudah lebih paham mengenai cara-cara mencegah
kejahatan internet.
Untuk semakin memperkuat pemahamanmu, coba jawablah
pertanyaan-pertanyaan dari tiap contoh kasus yang ada di bawah ini. Contoh
kasus yang diberikan sangat dekat dengan diri kita sehari-hari, khususnya
terkait dengan kita sebagai pengguna internet.
Contoh
kasus 1:
Meski masih SD, Sukma
sudah sangat mahir memainkan Facebook. Suatu hari, seorang teman di Facebook
yang tidak Sukma kenal mengirim pesan berisi kekaguman pada bentuk tubuh Sukma.
Ia juga menanyakan apakah Sukma sering sendirian di rumah, dan tipe cowok
seperti apa yang Sukma sukai.
1.
Apa ancaman yang terjadi pada Sukma?
2.
Apa bahaya yang mungkin menimpa Sukma
jika kejadian itu dibiarkan?
3.
Jika kita menjadi Sukma, apa yang akan kita
lakukan?
Contoh
kasus 2:
Kiki, siswa asal
Sorong, menerima banyak komentar bernada kasar dan ancaman di akun
Instagram-nya. Ternyata yang mengirimkan pesan tersebut adalah teman sekelas
dan kakak kelas Kiki sendiri. Kiki yang tadinya selalu ceria dan bersemangat
datang ke sekolah, kini tiba-tiba jadi pemurung dan tidak mau sekolah.
1.
Apa ancaman yang terjadi pada Kiki?
2.
Apa bahaya yang mungkin menimpa Kiki
jika kejadian itu dibiarkan?
3. Jika
kita menjadi Kiki, apa yang akan kita lakukan?
Contoh
kasus 3:
Bari adalah anak umur
14 tahun dari Yogyakarta yang sedang mencoba bermain internet. Suatu kali,
ketika sedang main internet ia melihat tulisan, “Selamat! Anda memenangkan 100
juta rupiah! Untuk mendapatkan uang tersebut, klik tulisan ini.” Bari bingung;
ia tahu orangtuanya akan sangat senang mendapat uang sebesar itu, tetapi ia
juga takut mengklik tulisan tersebut karena tidak tahu akan akibat yang mungkin
terjadi.
1.
Apa ancaman yang terjadi pada Bari?
2.
Apa bahaya yang mungkin menimpa Bari
jika kejadian itu dibiarkan?
3.
Jika kita menjadi Bari, apa yang akan kita
lakukan?
Contoh
kasus 4:
Bu Rani memberi PR IPS
pada siswa kelas 4 untuk dikumpulkan keesokan harinya. Ulfa, salah seorang
siswa kelas 4 merasa malas mengerjakan PR itu. Ia bermaksud untuk langsung
mencari jawaban PR tersebut melalui Google dan langsung menjiplaknya, untuk
kemudian dikumpulkan.
1.
Apa konsekuensi yang mungkin terjadi
pada Ulfa jika kejadian itu dibiarkan?
2.
Jika kita menjadi Ulfa, apa yang akan kita
lakukan?
---
TAMBAHAN:
TIPS UNTUK ORANGTUA
Sesungguhnya,
tidak hanya anak dan guru di sekolah saja yang berkewajiban memastikan keamanan
menggunakan internet anak sendiri. Orangtua di rumah punya tanggung jawab yang
sangat besar untuk mendorong anak memahami manfaat dan sekaligus bahaya dari
internet.
Menyadari
tantangan sebagai orangtua di era internet masa kini, berikut adalah beberapa
saran yang dapat berguna bagi setiap orangtua untuk mendukung keamanan
anak-anaknya:
ü Ajarkan anak untuk tidak menemui SIAPAPUN yang
mereka kenal lewat internet.
ü Pastikan anak tidak sembarangan memasang informasi
pribadi seperti foto diri, foto keluarga, alamat rumah, dan nomor telepon di
internet.
ü Ajak dan dengarkan anak bercerita mengenai aktivitas
mereka di internet. Sesekali, temani anak saat menjelajahi internet
ü Awasi gejala munculnya kekerasan lewat internet.
Misalnya: anak tiba-tiba tidak mau lagi sekolah atau takut membuka internet.
Cari tahu apa yang terjadi pada anak jika itu terjadi.
ü Pastikan anak memahami apa itu bullying dan
melaporkannya pada orangtua jika mereka mengalami bullying
ü Tetap menjaga hak anak memegang gadget, sehingga
anak tidak akan takut dan ragu melaporkan hal buruk yang mereka alami.
ü Pastikan anak melaporkan lebih dulu jika menemui
tautan atau tampilan yang mereka tidak ketahui asal-usulnya. Jangan sampai
mereka langsung klik atau memasukkan informasi pribadi
ü Dorong anak memanfaatkan media belajar dari internet


0 komentar:
Posting Komentar