RSS

01 Oktober 2019

Internet Sehat



Saat ini, jumlah telepon genggam yang digunakan di Indonesia telah melebihi jumlah warga negara Indonesia sendiri! Artinya, secara rata-rata, satu orang Indonesia memiliki lebih dari satu telepon genggam. Bayangkan, sepuluh tahun lalu penggunaan teknologi telepon genggam masih jauh lebih sedikit dari ini; tapi sekarang jumlahnya sudah sangat banyak. Betapa besarnya pengaruh teknologi di kehidupan kita ya!

          Dengan makin banyaknya telepon genggam, pada saat yang hampir bersamaan internet juga semakin mudah dan murah diakses di telepon genggam ataupun di komputer. Kalau zaman dulu telepon genggam hanya bisa dipakai untuk melakukan aktivitas telepon dan sms, saat ini adanya fasilitas internet membuat kita bisa melakukan begitu banyak hal dalam sebuah telepon genggam. Salah satu fenomena yang marak adalah penggunaan media sosial. Saat ini, internet saat ini telah digunakan oleh lebih dari 88 juta orang di Indonesia, dan 79 juta orang diantaranya juga telah aktif menggunakan media sosial seperti Facebook dan Twitter.

         Dan tahukah kita, saat ini Indonesia menduduki peringkat atas dunia dari segi jumlah pengguna sosial media. Diantaranya: peringkat 1 dunia untuk jumlah pengguna Twitter, peringkat 6 dunia untuk jumlah pengguna Facebook, dan peringkat 10 dunia untuk jumlah pengguna YouTube. Ini bukti bahwa penggunaan sosial media sehari-hari di Indonesia sudah sangat menjamur di berbagai kalangan.
        
         Dan tahukah kita bahwa satu orang Indonesia rata-rata menggunakan internet di komputer / laptop selama 4 jam 42 menit dan di telepon genggamnya selama 3 jam 33 menit. Ini menunjukkan fenomena lain, bahwa penggunaan internet di Indonesia sudah benar-benar menjadi kebutuhan. Banyak orang yang tak bisa lepas dari telepon genggamnya untuk bisa mengakses internet.

         Apakah kita juga menjadi bagian dari fenomena itu?

ASIKNYA BELAJAR DENGAN INTERNET

          Sebagian dari kita ada yang sudah terbiasa menggunakan internet, namun mungkin ada juga yang belum pernah sama sekali.Tidak apa-apa, yuk kita belajar sama-sama! Pertama-tama, apa sih kegunaan dari internet?
          Adanya internet membuat kita bisa belajar apa saja dan di mana saja. Sehingga, apa yang kita pelajari di sekolah bisa didukung dengan pembelajaran melalui internet. Apa saja sebenarnya manfaat internet bagi prestasi belajar kita? Banyak sekali! Antara lain:
·       Internet membuat belajar menjadi menarik. Di Internet ada banyak sekali situs dan aplikasi yang asik untuk dijadikan media belajar. Belajar tidak lagi hanya ketika di kelas, tapi bisa dilakukan

·       Membuat kita lebih siap dalam menghadapi persaingan kerja di masa depan. Dunia kerja saat ini banyak menggunakan komputer sebagai alat kerja, sehingga kalau kita tidak menguasai komputer maka akan sangat sulit memperoleh pekerjaan.
·       Media di internet bisa menjadi sarana kita unjuk kreativitas di bidang seni dan ilmu pengetahuan. Media seperti YouTube, Instagram, dan Blog telah menjadi sarana jutaan anak di seluruh dunia untuk menunjukkan kreativitasnya dalam bentuk video, foto, dan tulisan. Prestasi kita dalam menunjukkan kreativitas yang positif seperti ini dapat membuat diri kita, orangtua, dan sekolah bangga!

Ø Contoh Media Belajar di internet
          Salah satu cara paling efektif belajar melalui internet adalah dengan mengakses situs-situs di internet yang menyediakan konten pembelajaran bagi anak-anak. Guru dapat menantang anak-anak untuk mengakses situs-situs ini, dan membahas secara bersama-sama, serta apa saja pembelajaran yang diperoleh. Secara bersamaan, sekali lagi guru juga perlu untuk mengakses situs-situs pembelajaran yang ada tersebut, sehingga kemudian bisa mengarahkan dan memotivasi para siswa untuk menggunakannya secara aktif.
Saat ini ada cukup banyak situs internet terkait yang bisa diakses di Indonesia, yaitu antara lain:
·       Belajar.kemdikbud.go.id. Ini merupakan sebuah rumah belajar di internet bagi seluruh warga sekolah dengan konten pembelajaran yang sangat bervariasi; mulai dari laboratorium virtual, bank soal, sampai dengan peta budaya Indonesia.

·       Kiddle.co. Situs pencari semacam Google namun ditujukan khusus untuk anak-anak, sehingga anak akan terhindar dari bahaya mengakses situs yang tidak layak dan tidak bermanfaat.

·       Google.com/edu. Platform pendidikan berbasis internet yang disediakan oleh Google khusus untuk warga internal sekolah, antara lain buku digital, berbagai aplikasi pembelajaran gratis, dan aplikasi milis khusus untuk sekolah bersangkutan.

·       Schoolsonline.britishcouncil.org. Situs ini menjadi sarana kolaborasi antar sekolah di seluruh Indonesia dan dunia, dimana guru dan siswa sekolah kita bisa berinteraksi dengan sekolah di berbagai tempat dan saling belajar dari kelebihan-kelebihan yang ada.

·       Id.khanacademy.org. Situs ini menyajikan film dan video mengenai pendidikan, khususnya materi IPA dan Matematika, untuk mempermudah siswa mengerti materi yang diajarkan di buku dan di sekolah.

·       Inibudi.org. Di sini terdapat berbagai video pembelajaran yang disajikan oleh relawan-relawan dari seluruh Indonesia. Selain itu, juga terdapat video tentang orang-orang dari berbagai latar belakang, termasuk para selebritas, dalam menjalankan profesinya sehari-hari; dimana ini bisa menjadi referensi sekaligus inspirasi bagi siswa dalam meraih cita-citanya.


MEMULAI DENGAN MENYENANGKAN

          Sebelum kita memasuki materi Internet Sehat lebih jauh, kira-kira seberapa banyak pengetahuanmu tentang internet? Apakah kita sudah paham bagaimana menggunakan internet dengan baik dan aman? Untuk mengetahuinya, yuk jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini! Kita juga bisa berdiskusi dengan guru dan teman-temanmu untuk menjawabnya.
1.    Ketika masuk ke dalam forum internet seperti Kaskus, nama apa yang sebaiknya kita gunakan?
a)    Nama asli dan lengkap
b)   Nama teman atau orangtua
c)    Nama pengguna yang bukan nama sendiri

2.    Kapan sebaiknya kita menerima permintaan pertemanan di media sosial?
a)    Tidak boleh sama sekali
b)   Selalu menerima permintaan pertemanan dari siapapun
c)    Hanya jika kita mengenal orang tersebut

3.    Dalam sebuah kelompok / forum di internet, ada orang yang memintamu untuk membagikan foto pribadimu. Apa yang sebaiknya kita lakukan?
a)    Langsung memberikan foto terakhir dan terkerenmu
b)   Membagikan foto orang lain
c)    Menolak untuk membagikan foto dengan sopan

4.    Orang yang kita kenal di forum internet dan media sosial mengajakmu untuk bertemu. Apa yang sebaiknya kita lakukan?
a)    Langsung menerima ajakan itu
b)   Mengajak temanmu untuk ikut
c)    Menanyakan lebih dulu pada orang tua atau guru

5.    Salah seorang guru memintamu untuk mencoba menggunakan internet sebagai media belajar di rumah. Apa yang akan kita lakukan?
a)    Membuka situs-situs internet yang terkait dengan pembelajaran
b)   Langsung buka Facebook
c)    Menggunakan internet untuk main game.
          Bagaimana hasilnya? Apakah jawabanmu banyak yang benar atau banyak yang salah? Pertanyaan-pertanyaan diatas bisa menggambarkan pada kita semua bagaimana saat ini dunia telah berubah seiring dengan kecanggihan teknologi dan internet. Kehadiran teknologi digital bisa sangat membantu kegiatan sehari-hari kita baik di sekolah maupun di rumah.
          Di balik manfaat internet yang sangat besar, di baliknya terdapat berbagai macam ancaman yang perlu kita waspadai. Kenapa demikian? Karena ternyata banyak juga orang di sekitar kita yang tidak menggunakan internet dengan baik dan benar. Termasuk, menggunakan internet untuk melakukan tindakan kriminal. Oleh karena itu, bacalah panduan ini dengan baik ya!
         
Ø Istilah-istilah
          Untuk memulai pemahaman kita terhadap potensi bahaya di internet, pertama-tama kita perlu mengenal beberapa istilah yang terkait dengan dunia internet. Ada yang tidak kita ketahui artinya? Coba tanyakan pada gurumu!
Akses          Kata sandi / password                             Tautan
Block                   Bullying                                           Pencurian identitas
Plagiat                Media sosial                                    Chatting
Digital                 e-mail                                               Pornografi
Etika internet      Virus & Antivirus                            Malware
          Apakah kita sudah mengenal istilah diatas dengan baik? Kalau sudah, coba isi titik-titik berikut!
o   Ketika kita menemukan t__t_n yang kita tidak ketahui asal usulnya, kita tidak boleh langsung mengkliknya.
o   Kita tidak boleh membagikan p_s__w_rd akun internet kita pada orang lain
o   Surat yang disampaikan secara elektronik melalui internet disebut __a_l
o   Dengan memasang _nt___ru_, kita dapat mencegah perangkat elektronik kita dari bahaya virus dan Malware.
o   Dengan tidak memanfaatkan internet sebagai media untuk menyakiti orang lain, kita telah mematuhi __ik_ internet.

MENGGUNAKAN INTERNET DENGAN AMAN

        Kita saat ini hidup di era dimana kecanggihan teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan kita. Dapatkah kita membayangkan bagaimana hidup tanpa kecanggihan telepon genggam dan internet? Menurutmu, bagaimana kecanggihan teknologi tersebut mengubah kehidupan di sekitar kita saat ini? Coba diskusikan dengan teman dan gurumu!
          Kita bisa mengibaratkan internet seperti rumah kita sendiri.  Setiap akan tidur dan keluar rumah, kita selalu mengunci pintu, bukan? Kita melakukannya supaya terhindar dari ancaman pencuri yang masuk ke rumah. Bahkan ada banyak rumah yang memasang alarm pencuri untuk mencegahnya. Ini sama halnya dengan internet: ketika kita menggunakan internet, kita harus memastikan keamanan dengan maksimal karena ada bermacam jenis tindak kriminal yang bisa menimpa kita di internet.
          Oleh karenanya, untuk bisa mencegah dan menanggulangi bahaya-bahaya tersebut, kita perlu mengetahui ada jenis bahaya apa saja yang ada di internet.

Ø Bahaya-bahaya di Internet

          Alasan utama kita perlu mengetahui bahaya-bahaya di internet adalah karena grafik kejahatan internet yang terus mengalami peningkatan.. Dari tahun 2011 sampai dengan 2014 terdapat 1022 anak Indonesia yang mengalami kejahatan internet, dengan grafik yang terus meningkat setiap tahunnya. Dan lebih dari 300 anak diantaranya menjadi korban kekerasan seksual online dan prostitusi online.
          Adanya penjelasan diatas bukan untuk membuat kita menjadi takut untuk memanfaatkan internet sebagai media belajar dan bermain, tapi justru untuk membuat kita semakin waspada terhadap segala ancaman yang terjadi. Ingat analogi rumah di atas, kan? Sebagus-bagusnya rumah kita, keamanannya harus terus kita jaga.
          Apa saja ancaman bahaya yang rentan terjadi di internet? Berikut beberapa diantaranya:
1.    Bullying di internet. Praktek bullying melalui internet dilakukan oleh seseorang yang memanfaatkan teknologi internet untuk cara mengirimkan tulisan atau gambar yang mengganggu dan mengintimidasi orang lain. Misalnya: mengintimidasi melalui Twitter, menunjukkan/mengunggah foto yang tidak sepantasnya mengenai orang lain, dan mengirimkan e-mail yang bersifat hinaan atau ancaman. Orang yang mengalami bullying bisa mengalami depresi, rendah diri, dan punya kecendurungan untuk bunuh diri.
2.    Pelecehan seksual dan pornografi anak yang dimulai dari internet. Pelecehan ini biasanya dilakukan oleh orang dewasa yang mengeksploitasi anak secara seksual, yang awalnya dilakukan melalui media internet. Salah satu modusnya adalah orang dewasa ini mendekati si anak dan menunjukkan bentuk perhatian, kasih sayang, dan simpati pada anak tersebut; sehingga anak merasa disayangi dan diperhatikan. Setelah ini terjadi, orang dewasa itu akan mengajak anak untuk bertemu dan kemudian melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, seperti penculikan dan pelecehan seksual. Modus ini juga bisa menyebabkan anak untuk mau menuruti ajakan orang dewasa tersebut untuk melakukan berbagai macam tindakan dan pose seronok yang kemudian akan direkam dan disebarkan melalui internet.
3.    Pencurian identitas. Ini terjadi ketika seseorang menyalahgunakan informasi pribadi, seperti nama atau sandi rekening bank, milik orang lain untuk melakukan pencurian dan tindak krminal lain, dimana untuk melalukannya orang tersebut menggunakan identitas orang yang ia curi.
4.    Pemerasan melalui internet. Bentuk ancaman ini tidak berbeda jauh dengan tindak pemerasan yang terjadi di sekitar kita, yang biasanya memaksa seseorang untuk menyerahkan sejumlah uang atau barang. Namun yang ini, proses pemerasan dan paksaannya dilakukan melalui interaksi di internet.
5.    Kecanduan internet. Penggunaan internet dan sosial mediayang berlebihan dan terus-menerus hingga pada tahap kecanduan dan tidak bisa berhenti; sehingga menyebabkan akibat buruk pada kesehatan, pergaulan, dan prestasi belajar kita.
6.    Malware. Ini merupakan istilah untuk menyebut perangkat lunak berbahaya yang secara otomatis terpasang di laptop atau telepon genggam. Perangkat ini berpotensi menyebabkan pencurian kata sandi atau data, hingga merusak sistem di dalam laptop atau telepon genggam kita. Contoh  Malware adalah virus dan worm. Salah satu cara masuknya Malware di dalam perangkat kita adalah jika kita membuka e-mail atau situs yang di dalamnya terdapat tautan yang mengandung Malware, atau jika kita mengunduh file yang mengandung Malware.

Ø Memahami Cara Mencegah dan Menanggulangi Kejahatan Internet

Pencegahan
          Kejahatan internet memang merupakan sesuatu yang bisa mengancam keamanan kita sendiri dan juga orang-orang di sekitar kita. Tapi kita tidak perlu takut mengalaminya, karena kita bisa mencegah hal-hal buruk itu terjadi. Yaitu dengan selalu memastikan keamanan kita ketika beraktivitas dengan internet. Bagaimana caranya?
          Yuk kita simak langkahnya bersama!
·       Nomor telepon genggam hanya boleh dibagikan pada keluarga dan teman yang dikenal. TIDAK boleh asal dibagikan pada orang lain yang tidak dikenal dan ditaruh di laman media sosial.
·       Akan lebih baik jika telepon genggam dikunci dan dilengkapi dengan kode PIN, sehingga orang tidak bisa mengakses telepon genggam kita sembarangan. Pastikan bahwa kita betul-betul mengingat kode tersebut.
·       Pasang antivirus atau perangkat pengaman di telepon genggam dan laptop untuk mencegah munculnya malware dan virus.
·       Tidak mengirim pesan, video, dan gambar yang bisa menyakiti dan membuat malu orang lain, karena itu sama dengan bullying.
·       Tidak asal mengklik tautan iklan atau undian yang menawarkan hadiah atau uang, karena biasanya itu mengandung malware yang sangat berbahaya bagi keamanan komputer dan telepon genggam.
·       Jika kita membuka akun e-mail atau media sosial kita di telepon genggam atau komputer milik orang lain, segera keluar dari akun tersebut (logout) setelah selesai menggunakannya.
·       Berhati-hati dalam mengunduh aplikasi di telepon genggam; pastikan aplikasi diunduh dari penyedia terpercaya seperti Play Store Android atau Apple App Store.
·       Memastikan diri tidak menyimpan foto pribadi yang tidak mau dilihat oleh orang lain di telepon genggam. Karena jika ada orang yang sewaktu-waktu bisa mengakses telepon genggam kita, mereka bisa memanfaatkan foto tersebut dengan sewenang-wenang.
·       Tidak menerima permintaan pertemanan media sosial dari siapapun yang tidak dikenal, APALAGI menceritakan rahasia pribadi kepada orang tidak dikenal di internet dan media sosial.
·       Tidak Menuliskan alamat rumah, nomor telepon, dan kata sandi apapun di media sosial; karena jika orang tidak dikenal membuka media sosial kita dan melihat data tersebut, akan berpotensi bahaya bagi kita.
·       Tidak terus-terusan menghabiskan waktu di internet, hingga lupa akan aktivitas dan pergaulan sehari-hari yang bisa dilakukan di luar dunia maya.
·       Lakukan blok terhadap akun internet / media sosial yang membuatmu merasa tidak nyaman dalam melakukan aktivitas di internet.
·       Tidak mengakses situs yang mengandung konten dewasa (pornografi). Konten-konten pronografi sangat berbahaya untuk diakses oleh anak-anak kita karena menyebabkan kerusakan otak yang fatal. Selain itu, situs pornografi seringkali mengandung malware dan virus yang sangat berbahaya, yang akan otomatis menjangkiti perangkat kita jika situs tersebut diakses.
·       Segera bilang ke orangtua dan guru jika merasakan ada sesuatu yang tidak wajar di internet, apalagi jika merasa ada seseorang yang mau mencelakai kita.
          Bagaimana langkah-langkah diatas menurutmu? Sulitkah untuk dilakukan? Kita bisa berdiskusi dengan teman, guru, dan orangtuamu dan meminta mereka untuk selalu mengingatkan langkah-langkah tersebut dimanapun kita berada.
         
Penanggulangan hukum
          Sebagai manusia, kita tidak pernah mengharapkan kejadian buruk terjadi pada kita. Meski demikian, tetap saja kadangkala kita pernah mengalaminya. Apa yang kita lakukan jika mengalami hal buruk dalam hidupmu?
          Di dalam dunia internet, ancaman hal-hal buruk bisa datang dari orang-orang yang menggunakan internet untuk tujuan buruk. Bisa jadi untuk mencuri, melakukan pelecehan, mengejek orang lain, dan sebagainya. Kamu sudah mempelajari jenis-jenis kejahatan internet di bagian sebelumnya. Apa kalian masih ingat? Jika tidak, coba dibaca lagi di bab sebelumnya!
          Sebagai warga negara Indonesia, kita semua dilindungi oleh hukum yang berlaku. Termasuk dalam dunia internet juga ada hukum yang berlaku. Di Indonesia, ada yang namanya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang memastikan bahwa setiap pelaku kejahatan di internet akan mendapatkan ganjaran yang sesuai.
          Kejahatan internet yang dilindungi oleh undang-undang adalah sebagai berikut:
·       Membuat dan menyebarkan konten porno dapat dikenai UU ITE pasal 27 ayat 1, dengan hukuman maksimal penjara 6 tahun dan denda 1 milyar rupiah.
·       Melakukan judi online dapat dikenai UU ITE pasal 27 ayat 2, dengan hukuman maksimal penjara 6 tahun dan denda 1 milyar rupiah.
·       Melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik dapat dikenai UU ITE pasal 27 ayat 3, dengan hukuman maksimal penjara 6 tahun dan denda 1 milyar rupiah.
·       Melakukan tindak ancaman dan pemerasan pada orang lain dapat dikenai UU ITE pasal 27 ayat 4, dengan hukuman maksimal penjara 6 tahun dan denda 1 milyar rupiah.
·       Menyebarkan kabar bohong melalui internet dapat dikenai UU ITE pasal 28 ayat 1, dengan hukuman maksimal penjara 6 tahun dan denda 1 milyar rupiah.
·       Melakukan provokasi Suku, Agama, dan Ras (SARA) dapat dikenai UU ITE pasal 28 ayat 2, dengan hukuman maksimal penjara 6 tahun dan denda 1 milyar rupiah.
·       Melakukan tindak bullying dapat dikenai UU Nomor 35 tahun 2014 pasal 80 ayat 1, dengan hukuman maksimal penjara 3 tahun 6 bulan dan denda 72 juta rupiah.

          Dengan adanya Undang-Undang seperti di atas, kamu juga perlu berhati-hati agar tidak terpancing untuk melakukan tindak kejahatan internet seperti bullying dan pelecehan dalam bentuk apapun. Dengan hukuman penjara dan denda yang sangat besar tersebut, kita tentu tidak ingin diberi hukuman yang sama, bukan?

Studi Kasus
          Di saat ini, kita sudah bersama-sama mempelajari berbagai istilah terkait internet, jenis-jenis bahaya yang ada di internet, serta cara-cara mencegah dan menanggulangi bahaya-bahaya tersebut. Apakah kamu sudah benar-benar memahaminya?
          Untuk membuktikan bahwa kamu betul-betul paham apa yang sudah diajarkan, coba kerjakan tugas di bawah ini. Isilah kolom yang kosong sesuai dengan Deskripsi Ancaman yang ada di bagian sebelah kiri. Untuk kolom Jenis Kejadian, kamu bisa menyebutkan jenis kejadian apa yang sesuai untuk mendeskripsikan deskripsi tepat di sebelahnya. Sedangkan untuk kolom Yang Harus Dilakukan, tuliskan cara-cara pencegahan dan penanggulangan kejadian tersebut sesuai dengan yang telah kita pelajari!

Deskripsi Ancaman
Jenis Kejadian
Yang Harus Dilakukan
Rudi mengunggah foto tidak senonoh milik Dira sambil menambahkan kata-kata tidak pantas di dalamnya.


Setelah pulang sekolah, Nisa langsung bermain internet dan game online sampai larut malam; hingga lupa makan dan istirahat. Nisa juga jarang berbincang dengan orangtuanya karena terlalu asik dengan internet.


Ketika Lidia asik chatting di forum online, seorang pria yang juga pengguna forum tersebut mengirimkan pesan pribadi ke akun Lidia yang berisi kekagumannya melihat kecantikan dan bentuk tubuh Lidia.


........


         
          Apakah kamu bisa mengerjakan tugas di atas dengan baik? Jika ya, itu artinya kamu sudah lebih paham mengenai cara-cara mencegah kejahatan internet.
          Untuk semakin memperkuat pemahamanmu, coba jawablah pertanyaan-pertanyaan dari tiap contoh kasus yang ada di bawah ini. Contoh kasus yang diberikan sangat dekat dengan diri kita sehari-hari, khususnya terkait dengan kita sebagai pengguna internet.

Contoh kasus 1:
Meski masih SD, Sukma sudah sangat mahir memainkan Facebook. Suatu hari, seorang teman di Facebook yang tidak Sukma kenal mengirim pesan berisi kekaguman pada bentuk tubuh Sukma. Ia juga menanyakan apakah Sukma sering sendirian di rumah, dan tipe cowok seperti apa yang Sukma sukai.
1.    Apa ancaman yang terjadi pada Sukma?
2.    Apa bahaya yang mungkin menimpa Sukma jika kejadian itu dibiarkan?
3.    Jika kita menjadi Sukma, apa yang akan kita lakukan?

Contoh kasus 2:
Kiki, siswa asal Sorong, menerima banyak komentar bernada kasar dan ancaman di akun Instagram-nya. Ternyata yang mengirimkan pesan tersebut adalah teman sekelas dan kakak kelas Kiki sendiri. Kiki yang tadinya selalu ceria dan bersemangat datang ke sekolah, kini tiba-tiba jadi pemurung dan tidak mau sekolah.
1.    Apa ancaman yang terjadi pada Kiki?
2.    Apa bahaya yang mungkin menimpa Kiki jika kejadian itu dibiarkan?
3.    Jika kita menjadi Kiki, apa yang akan kita lakukan?

Contoh kasus 3:
Bari adalah anak umur 14 tahun dari Yogyakarta yang sedang mencoba bermain internet. Suatu kali, ketika sedang main internet ia melihat tulisan, “Selamat! Anda memenangkan 100 juta rupiah! Untuk mendapatkan uang tersebut, klik tulisan ini.” Bari bingung; ia tahu orangtuanya akan sangat senang mendapat uang sebesar itu, tetapi ia juga takut mengklik tulisan tersebut karena tidak tahu akan akibat yang mungkin terjadi.
1.    Apa ancaman yang terjadi pada Bari?
2.    Apa bahaya yang mungkin menimpa Bari jika kejadian itu dibiarkan?
3.    Jika kita menjadi Bari, apa yang akan kita lakukan?

Contoh kasus 4:
Bu Rani memberi PR IPS pada siswa kelas 4 untuk dikumpulkan keesokan harinya. Ulfa, salah seorang siswa kelas 4 merasa malas mengerjakan PR itu. Ia bermaksud untuk langsung mencari jawaban PR tersebut melalui Google dan langsung menjiplaknya, untuk kemudian dikumpulkan.

1.    Apa konsekuensi yang mungkin terjadi pada Ulfa jika kejadian itu dibiarkan?
2.    Jika kita menjadi Ulfa, apa yang akan kita lakukan?


---


TAMBAHAN: TIPS UNTUK ORANGTUA

Sesungguhnya, tidak hanya anak dan guru di sekolah saja yang berkewajiban memastikan keamanan menggunakan internet anak sendiri. Orangtua di rumah punya tanggung jawab yang sangat besar untuk mendorong anak memahami manfaat dan sekaligus bahaya dari internet.
Menyadari tantangan sebagai orangtua di era internet masa kini, berikut adalah beberapa saran yang dapat berguna bagi setiap orangtua untuk mendukung keamanan anak-anaknya:

ü Ajarkan anak untuk tidak menemui SIAPAPUN yang mereka kenal lewat internet.
ü Pastikan anak tidak sembarangan memasang informasi pribadi seperti foto diri, foto keluarga, alamat rumah, dan nomor telepon di internet.
ü Ajak dan dengarkan anak bercerita mengenai aktivitas mereka di internet. Sesekali, temani anak saat menjelajahi internet
ü Awasi gejala munculnya kekerasan lewat internet. Misalnya: anak tiba-tiba tidak mau lagi sekolah atau takut membuka internet. Cari tahu apa yang terjadi pada anak jika itu terjadi.
ü Pastikan anak memahami apa itu bullying dan melaporkannya pada orangtua jika mereka mengalami bullying
ü Tetap menjaga hak anak memegang gadget, sehingga anak tidak akan takut dan ragu melaporkan hal buruk yang mereka alami.
ü Pastikan anak melaporkan lebih dulu jika menemui tautan atau tampilan yang mereka tidak ketahui asal-usulnya. Jangan sampai mereka langsung klik atau memasukkan informasi pribadi
ü Dorong anak memanfaatkan media belajar dari internet

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright yuliana @2010. Powered by Blogger.Designed by Mas Yuli .
Converted To Blogger Template by Mas Yuli .